Langsung ke konten utama

Pekan Depan, KPK Periksa Steffy Burase

image_title


Poker1929 – Nama Steffy Burase menjadi hangat ketika sosok wanita berparas ayu ini dikaitkan dengan kasus dugaan suap dana otonomi khusus Aceh (DOKA) 2018, yang menjerat Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf dan tiga orang lainnya menjadi tersangka.

Ia dijadikan saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat lalu, 6 Juli 2018, dan dijadwalkan akan diperiksa KPK pada pekan depan.

Steffy merupakan staf ahli pada event Aceh Internasional Marathon 2018. Di mana, anggaran pada event itu senilai Rp500 juta dipersoalkan oleh KPK, karena kuat dugaan merupakan hasil suap dari DOKA 2018 untuk membiayai medali dan pakaian atlit.

Bukan hanya Steffy, tiga orang lainnya yaitu, Nizarli Kepala Dinas ULP Aceh, Rizal Aswandi dan Teuku Fadhilatul Amri juga dicegah untuk tidak ke luar negeri selama enam bulan.
"Untuk sebagai saksi yang dicegah ke luar negeri diperiksa pada minggu depan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu 11 Juli 2018.
Steffy Burase akan diperiksa terkait aliran dana yang perlu diklarifikasi dan pertemuan-pertemuan dengan tersangka yang relevan dengan perkara suap DOKA 2018 ini.
Sosok Steffy juga menjadi kontroversial di Aceh, dirinya dikabarkan telah menjalin hubungan asmara dengan Irwandi Yusuf. Setelah Anggota DPR Aceh mempertanyakan hubungan keduanya pada dalam sidang hak interplasi beberapa hari lalu sebelum Irwandi ditangkap KPK.
Pascapenangkapan Irwandi Yusuf oleh KPK, ia juga aktif mendoakan melalui akun instagram miliknya, agar Irwandi terbebas dari tuduhan KPK.
"Yang pasti kita doaian Pak Gubernur selamat dari tuduhan-tuduhan yang tidak benar," tulis Steffy di akun instagram @steffyburase miliknya.
Ia juga menuliskan agar masyarakat tidak mencela Irwandi Yusuf yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia pun memuji bahwa Irwandi Yusuf merupakan pemimpin yang mencintai rakyatnya.
Bahkan, Steffy juga menyindir dunia perpolitikan di Indonesia. "Kita hidup di dunia politik. Yang benar bisa salah, begitupun sebaliknya. Maka mohon doanya, menghina enggak menghasilkan ladang pahala. Dosa iya, padahal benar pun kita enggak tahu," lanjut Steffy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koalisi Saudi Akui Ada Kesalahan dalam Serangan Maut di Yaman

Koalisi Saudi Akui Ada Kesalahan dalam Serangan Maut di Yaman Agen Poker Online -  Koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Huthi di Yaman mengakui telah membuat kesalahan dalam serangan udara mematikan pada Agustus lalu yang membunuh 40 anak-anak. Pengeboman di sebuah pasar yang ramai di bagian selatan Yaman yang dikuasai pemberontak Huthi saat itu menewaskan total 51 orang menurut Palang Merah Internasional. Serangan di provinsi Saada, 9 Agustus itu juga melukai 79 orang dimana 56 di antaranya adalah anak-anak. Insiden tersebut memicu gelombang protes dari masyarakat internasional yang marah dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan investigasi yang kredibel dan transparan. Situs Poker Online - Dilansir dari AFP, juru bicara koalisi Saudi, Mansour al-Mansour mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan telah menemukan ada kesalahan terjadi sebelum serangan dilakukan. Mansour pun menyatakan orang-orang yang bertanggung jawab atas kesalahan ...

Propam Banten: Oknum Polair Pelaku Pungli Minta Rp 175 Juta

Propam Banten: Oknum Polair Pelaku Pungli Minta Rp 175 Juta Berita terkini -  Kabid Propam Polda Banten Kombes Gunawan mengatakan AKP AK terbukti meminta Rp 175 juta kepada pemilik kapal. AKP AK adalah oknum di Direktorat Polisi Air (Ditpolair) yang dilaporkan atas dugaan pungutan liar (pungli). Poker Online Indonesia "Penanganan masalah ini pada Propam atas persetujuan Tim Saber Pungli Kemenko Polhukam. Memang katanya penyidik, (pelaku) minta uang 175 juta. Jadi memang ada komunikasi seperti itu antara dia dengan pemilik kapal," kata Gunawan ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (25/8/2018). Agen Poker Online "Itu yang mau di-OTT. Tidak terjadi OTT karena memang kita sudah selidiki dan tindak lebih dulu," sambung Gunawan. Gunawan menuturkan pungli yang dilakukan AKP AK terkait bongkar muatan kapal di Pelabuhan Merak. "Kan mereka mau bongkar kapal dan dimintai pungli. Tapi tidak sempat karena sudah keburu ditindak. AKP AK kami periksa, kami amankan...

Kasus Penipuan Rp 149 M, Eks Wagub Bali Sudikerta Diciduk di Bandara!

Berita Terkini -  Eks wagub Bali I Ketut Sudikerta ditangkap Ditreskrimsus Polda Bali. Tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar itu ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pantauan di Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Kamis (4/4/2019), Sudikerta tiba sekitar pukul 15.00 Wita. Sudikerta memakai kaos polo warna putih dan terlihat memakai kaca mata hitam. Sudikerta hanya tersenyum dan menangkis kamera wartawan. Dikawal penyidik yang juga memakai kaus putih dan bertopi hitam, Sudikerta terus berjalan ke lantai tiga Ditreskrimum Polda Bali. Agen Toto88 - Dari informasi yang dihimpun sedianya Sudikerta dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini. Namun, hingga siang Sudikerta tidak menampakkan diri dan terpantau berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sebelumnya diberitakan, eks Wagub Bali itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar akhir tahun lalu. Selain kasus itu Sudikerta juga dijerat pasal pencu...