Langsung ke konten utama

Speedboat Tabrakan di Sungai Musi, Dua Orang Tewas

image_title


Casino393 – Dua speedboat bertabrakan di wilayah perairan Sungai Musi, Palembang, Sumatra Selatan, pada Rabu siang, 30 Mei 2018. Dua orang dilaporkan tewas akibat tenggelam dalam kecelakaan itu.

Tabrakan dua perahu motor cepat itu terjadi pada pukul sepuluh siang tadi. Awalnya, speedboat bernama Rahendi Putra dari arah Jalur 14 Kabupaten Banyuasin datang hendak menuju dermaga Benteng Kuto Besak. Begitu sampai di dekat Kampung Kapitan, speedboat itu justru bertabrakan dengan speedboat lain.

Setelah bertabrakan, speedboat Rahendi Putra karam lalu hanyut ke arah Ilir. Namun, speedboat ditarik pengemudi getek lalu dibawa ke Dermaga 7 Ulu.

"Dua orang penumpang speedboat ini hilang, dua lagi (meninggal dunia) dibawa ke rumah sakit. Penumpang yang selamat banyak juga, karena speedboat ini penuh," kata Karya, seorang saksi mata, ditemui di dermaga 7 Ulu.

Suef, saksi mata lain, menuturkan bahwa kejadian tabrakan di sekitar wilayah Kampung Kapitan 7 Ulu itu begitu cepat. Speedboat Rahendi Putra hendak menepi ke dermaga Bekangdam, atau Benteng Kuto Besak, namun tiba-tiba speedboat lain datang dari arah depan.
Speedboat sempat Rahendi Putra berusaha mengelak, namun cepatnya laju speedboat yang belum diketahui namanya itu langsung menabrak. Kedua, speedboat pun perlahan tenggelam dan penumpang berhamburan keluar.
Berdasarkan penuturan nakhoda speedboat Rahendi Putra, RH, jumlah penumpang yang dibawa seluruhnya ada 25 orang. Namun, yang berhasil selamat hanya 23 orang.
"Sebagian korban yang selamat ada yang dibawa ke Rumah Sakit AK Gani, dan sebagian lagi di Rumah Sakit Bari dan Rumah Sakit Muhammadiyah. Sedangkan bangkai speedboat Rahendi Putra dibawa ke Dermaga 7 Ulu. Untuk speedboat satunya lagi dibawa ke dermaga Bekangdam," katanya.
Sebelum peristiwa maut itu, speedboat Rahendi Putra berangkat dari Jalur 14 kira-kira pukul 06.00 WIB. Setelah menempuh empat jam perjalanan, speedboat tiba di Palembang.
"Namun, sebelum sempat ke dermaga Benteng Kuto Besak, speedboat kami dipotong dari belakang oleh speedboat kecil. Saat itulah speedboat kecil langsung menghantam speedboat kami hingga goyang dan sama-sama tenggelam," kata RH, saat ditemui di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit AK Gani Palembang.
Sebelum tenggelam, speedboat bocor secara perlahan dimasuki air, semua penumpang panik berteriak, dan menggedor-gedor jendela speedboat. Beruntung ada perahu getek dan speedboat melintas dan menolong para korban. Sebagian tertolong dan beberapa hanyut terbawa arus sungai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koalisi Saudi Akui Ada Kesalahan dalam Serangan Maut di Yaman

Koalisi Saudi Akui Ada Kesalahan dalam Serangan Maut di Yaman Agen Poker Online -  Koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Huthi di Yaman mengakui telah membuat kesalahan dalam serangan udara mematikan pada Agustus lalu yang membunuh 40 anak-anak. Pengeboman di sebuah pasar yang ramai di bagian selatan Yaman yang dikuasai pemberontak Huthi saat itu menewaskan total 51 orang menurut Palang Merah Internasional. Serangan di provinsi Saada, 9 Agustus itu juga melukai 79 orang dimana 56 di antaranya adalah anak-anak. Insiden tersebut memicu gelombang protes dari masyarakat internasional yang marah dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan investigasi yang kredibel dan transparan. Situs Poker Online - Dilansir dari AFP, juru bicara koalisi Saudi, Mansour al-Mansour mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan telah menemukan ada kesalahan terjadi sebelum serangan dilakukan. Mansour pun menyatakan orang-orang yang bertanggung jawab atas kesalahan ...

Propam Banten: Oknum Polair Pelaku Pungli Minta Rp 175 Juta

Propam Banten: Oknum Polair Pelaku Pungli Minta Rp 175 Juta Berita terkini -  Kabid Propam Polda Banten Kombes Gunawan mengatakan AKP AK terbukti meminta Rp 175 juta kepada pemilik kapal. AKP AK adalah oknum di Direktorat Polisi Air (Ditpolair) yang dilaporkan atas dugaan pungutan liar (pungli). Poker Online Indonesia "Penanganan masalah ini pada Propam atas persetujuan Tim Saber Pungli Kemenko Polhukam. Memang katanya penyidik, (pelaku) minta uang 175 juta. Jadi memang ada komunikasi seperti itu antara dia dengan pemilik kapal," kata Gunawan ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (25/8/2018). Agen Poker Online "Itu yang mau di-OTT. Tidak terjadi OTT karena memang kita sudah selidiki dan tindak lebih dulu," sambung Gunawan. Gunawan menuturkan pungli yang dilakukan AKP AK terkait bongkar muatan kapal di Pelabuhan Merak. "Kan mereka mau bongkar kapal dan dimintai pungli. Tapi tidak sempat karena sudah keburu ditindak. AKP AK kami periksa, kami amankan...

Kasus Penipuan Rp 149 M, Eks Wagub Bali Sudikerta Diciduk di Bandara!

Berita Terkini -  Eks wagub Bali I Ketut Sudikerta ditangkap Ditreskrimsus Polda Bali. Tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar itu ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pantauan di Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Kamis (4/4/2019), Sudikerta tiba sekitar pukul 15.00 Wita. Sudikerta memakai kaos polo warna putih dan terlihat memakai kaca mata hitam. Sudikerta hanya tersenyum dan menangkis kamera wartawan. Dikawal penyidik yang juga memakai kaus putih dan bertopi hitam, Sudikerta terus berjalan ke lantai tiga Ditreskrimum Polda Bali. Agen Toto88 - Dari informasi yang dihimpun sedianya Sudikerta dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini. Namun, hingga siang Sudikerta tidak menampakkan diri dan terpantau berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sebelumnya diberitakan, eks Wagub Bali itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar akhir tahun lalu. Selain kasus itu Sudikerta juga dijerat pasal pencu...