Langsung ke konten utama

Transfer Rp6 Miliar ke Bupati, Pengusaha Ini Bantah Menyuap

image_title


Poker393 – Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun membantah Rp6 miliar yang diberikan kepada Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari merupakan suap. Abun mengklaim, uang itu pinjaman Rita Widyasari.
Hal tersebut dikatakan Abun saat memberikan keterangan sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 30 April 2018.
"Saya pernah transfer Rp6 miliar. Sesuai bukti transfer yang ditunjukkan KPK," kata Abun.
Abun awalnya menyebut, uang yang ditransfernya sekitar Juni-Agustus 2010 sebagai jual beli emas. Tapi belakangan Abun mengatakan uang tersebut pinjaman Rita Widyasari.
Menurut Abun, temannya yang bernama Hani Kristiyanto mengatakan, Bupati Kukar Rita Widyasari sedang membutuhkan dana. Rita banyak memiliki utang setelah mengeluarkan modal besar dalam mengikuti pemilihan kepala daerah.
Saat itu, menurut Abun, ia bersedia memberikan pinjaman asal diberikan jaminan. Hani lantas mengatakan, Rita akan memberikan emas 15 kilogram sebagai jaminan. "Kalau dalam waktu enam bulan utang tidak dibayar, emas itu akan jadi hak milik," kata Abun.
Menurut Abun, pada November 2010 Rita mengembalikan uang pinjaman Rp6 miliar. Tapi menurut Abun, Rita tidak meminta kembali emas tersebut.
Jaksa KPK menegaskan uang Rp6 miliar tersebut masih berkaitan dengan izin perkebunan sawit yang diterbitkan oleh Rita Widyasari kepada PT Sawit Golden Prima. Menurut jaksa, setelah uang dikembalikan, Abun menyerahkan lagi uang Rp6 miliar tersebut kepada Rita.
Sebelumnya, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari diketahui pernah meminta menemui Abun untuk minta wejangan. Saat itu Rita tengah mengikuti pemilihan kepala daerah di Kutai Kartanegara.
"Pernah Rita datang waktu minta advice. Ada Hani, ada Khairudin, ada satu lagi saya lupa namanya," kata Abun.
Ketika itu, terang Abun, Rita minta petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan supaya dapat memenangkan pemilihan kepala daerah. Namun, Abun belum memiliki petunjuk, sehingga meminta waktu satu pekan ke depan.
Setelah sekitar 10 hari kemudian, Abun mendapatkan ilham dan memberitahu agar Rita memohon dukungan dari ayahnya yang juga mantan Bupati Kukar, Syaukani Hassan Rais.
"Saya minta, dia kalau mau menang cukup memohonkan kepada Bapaknya, memang Bapaknya orang top. Akhirnya dilakukan dan memang menang," kata Abun.
Dalam perkara ini, Hery Susanto Gun alias Abun didakwa menyuap Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. Hery Susanto memberi uang Rp 6 miliar kepada Rita Widyasari.
Menurut jaksa, uang itu diberikan terkait pemberian izin lokasi perkebunan kelapa sawit kepada PT Sawit Golden Prima.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Menang, PSM Akui Main Buruk di Babak Pertama

Meski Menang, PSM Akui Main Buruk di Babak Pertama Poker Online Indonesia -  PSM Makassar memang berhasil menang di markas PS Tira. Tapi, PSM mengakui kalau performa mereka tak bagus terutama di babak pertama. PSM membawa pulang tiga angka dari lawatannya ke Stadion Sultan Agung, Rabu (19/9/2018) malam WIB. Dalam laga Liga 1 2018 yang berlangsung sengit, PSM sempat tertinggal 0-1 di babak pertama lewat penalti Alexander Rakic. Namun, di babak kedua, PSM berhasil bangkit dan berbalik unggul lewat gol Wiljan Pluim dan Ferdinand Sinaga. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai sekaligus menyudahi tren negatif PSM yang tak pernah menang di enam laga terakhir. Agen Judi Dewapoker99 Terbaik dan Terpercaya Usai laga, Pelatih PSM Robert Rene Alberts, menganggap anak asuhnya bermain tanpa tekanan meski dibayangi hasil buruk. Poker Online Indonesia -  "Tidak ada rahasia dalam sepakbola, ini soal kerja keras yang jujur, tidak ada pressure tambahan ini normal dalam sepakbola,...

KPK Jerat Bupati Mojokerto dengan Dua Kasus Sekaligus

Poker393 –  Komisi Pemberantasan Korupsi menjerat dua kasus sekaligus terhadap Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa. Menurut Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, Kamal dijerat terkait kasus suap pembangunan menara telekomunikasi di Mojokerto tahun 2015. "Dugaan penerimaan hadiah atau janji yang diterima oleh tersangka MKP terkait perizinan menara telekomunikasi ini adalah sekitar Rp2,7 miliar," kata Laode di kantor KPK, Senin. Selain Mustofa Kamal, dalam kasus ini KPK juga menjerat Ockyanto selaku Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Infrastructure, dan Onggo Wijaya selaku Direktur Operasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia sebagai tersangka suap. Pada kasus itu, Kamal dijerat memakai Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11? UU Pemberantasan Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Adapun Onggo dan Ockyanto diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP . Kasus ke...

SBY dan AHY Sambut Prabowo-Sandiaga

SBY dan AHY Sambut Prabowo-Sandiaga Agen Judi Poker - Bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Keduanya datang bersama dengan satu mobil. Pantauan detikcom, Prabowo-Sandiaga tiba pada pukul 19.38 WIB. Keduanya menaiki mobil Lexus B-1710-PSD. Mobil yang dinaiki keduanya langsung masuk ke halaman rumah SBY. Prabowo terlihat memakai pakaian putih, sedangkan Sandiaga memakai baju biru muda. Situs Poker Online - Kedatangan keduanya disambut SBY dan Agus Harimurti Yudhoyono. Prabowo terlihat memberi salam hormat ke SBY lalu berpelukan. Sebelumnya, Wasekjen PD Andi Arief mengungkapkan, dalam pertemuan SBY dan Prabowo malam ini, akan dibahas Strategi 55. Pertemuan itu juga untuk mematangkan strategi pemenangan pada Pilpres 2019. Agen Poker Online "Pertemuan SBY dan Prabowo malam ini adalah pertemuan lanjutan, mematangkan strategi dan taktik. Sudah diagendakan secara periodik, bukan membahas gor...