Langsung ke konten utama

Ketua MUI: Intimidasi, Berpolitik Tak Santun

image_title


Poker393 – Sekelompok orang berkaus #2019GantiPresiden melakukan intimidasi terhadap para pendukung Jokowi yang mengenakan kaus #DiaSedangBekerja saat acara jalan sehat saat pelaksanaan Car Free Day, Minggu, 29 April 2018.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin menilai, bahwa tindakan semacam itu merupakan tindakan politik yang kurang baik. "Nah itu berpolitik tidak santun. Soal ganti Presiden yang penting sesuai konstitusi sesuai aturan," kata Ma'ruf Amin, Senin, 30 April 2018.
Agar tidak terulang lagi hal semacam itu, Ma'ruf mengimbau agar masyarakat dapat berpolitik secara santun. Sesuai dengan kebijakan dan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Berpolitik harus sesuai dengan konstitusi," katanya menambahkan.
Sebelumnya, Minggu, 29 April 2018, dalam sebuah video pendek yang beredar di jejaring media sosial, puluhan orang yang memakai kaus #2019GantiPresiden menyoraki dua orang laki-laki dan perempuan yang mengenakan kaos putih bertuliskan #DiaSibukKerja di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Tak hanya sampai di situ, mereka juga terus mengikuti dua orang itu sambil mengibas-ngibaskan uang Rp100 ribu dan Rp200 ribu kepada pria dan wanita yang yang berkaos putih itu. "Hooo, cebong, cebong!" teriak mereka.
Selain dua orang itu, mereka juga menyoraki pria berkaos putih bertuliskan #DiaSibukKerja yang sedang lewat di area mereka berkumpul. Bahkan, mereka juga mengerumuni dan menunjukan uang di hadapan muka laki-laki itu.
"Dibayar berapa?" tanya mereka kepada laki-laki.
Sambil berjalan, pria yang mengenakan sarung tangan langsung menjawab kepada mereka bahwa dirinya mengenakan kaos itu tidak dibayar. "Enggak dibayar" ujarnya.
Tapi, sejumlah laki-laki berkaos #2019Ganti Presiden itu tetap mendesak apakah dia dibayar atau tidak. Meski dipaksa, tapi pria itu tetap menjawab dengan tegas.
Aksi mereka tak hanya berhenti di situ, puluhan orang berkaus #2019GantiPresiden itu juga menyoraki dengan suara lantang sambil mengerumuni seorang wanita yang berjalan bersama anak lelakinya. "Nasi bungkus, cebong, cebong!" teriak mereka.
Karena diteriaki dan dikerumuni oleh puluhan orang, anak dari wanita yang mengenakan kaca mata itu menangis. "Kita enggak takut Zaky! Kita benar, kita enggak akan pernah takut. Masya Allah kalian ini. Masya Allah, ibu-ibu kalian lakukan seperti ini, Muslim apa kalian," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Menang, PSM Akui Main Buruk di Babak Pertama

Meski Menang, PSM Akui Main Buruk di Babak Pertama Poker Online Indonesia -  PSM Makassar memang berhasil menang di markas PS Tira. Tapi, PSM mengakui kalau performa mereka tak bagus terutama di babak pertama. PSM membawa pulang tiga angka dari lawatannya ke Stadion Sultan Agung, Rabu (19/9/2018) malam WIB. Dalam laga Liga 1 2018 yang berlangsung sengit, PSM sempat tertinggal 0-1 di babak pertama lewat penalti Alexander Rakic. Namun, di babak kedua, PSM berhasil bangkit dan berbalik unggul lewat gol Wiljan Pluim dan Ferdinand Sinaga. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai sekaligus menyudahi tren negatif PSM yang tak pernah menang di enam laga terakhir. Agen Judi Dewapoker99 Terbaik dan Terpercaya Usai laga, Pelatih PSM Robert Rene Alberts, menganggap anak asuhnya bermain tanpa tekanan meski dibayangi hasil buruk. Poker Online Indonesia -  "Tidak ada rahasia dalam sepakbola, ini soal kerja keras yang jujur, tidak ada pressure tambahan ini normal dalam sepakbola,...

KPK Jerat Bupati Mojokerto dengan Dua Kasus Sekaligus

Poker393 –  Komisi Pemberantasan Korupsi menjerat dua kasus sekaligus terhadap Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa. Menurut Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, Kamal dijerat terkait kasus suap pembangunan menara telekomunikasi di Mojokerto tahun 2015. "Dugaan penerimaan hadiah atau janji yang diterima oleh tersangka MKP terkait perizinan menara telekomunikasi ini adalah sekitar Rp2,7 miliar," kata Laode di kantor KPK, Senin. Selain Mustofa Kamal, dalam kasus ini KPK juga menjerat Ockyanto selaku Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Infrastructure, dan Onggo Wijaya selaku Direktur Operasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia sebagai tersangka suap. Pada kasus itu, Kamal dijerat memakai Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11? UU Pemberantasan Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Adapun Onggo dan Ockyanto diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP . Kasus ke...

SBY dan AHY Sambut Prabowo-Sandiaga

SBY dan AHY Sambut Prabowo-Sandiaga Agen Judi Poker - Bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Keduanya datang bersama dengan satu mobil. Pantauan detikcom, Prabowo-Sandiaga tiba pada pukul 19.38 WIB. Keduanya menaiki mobil Lexus B-1710-PSD. Mobil yang dinaiki keduanya langsung masuk ke halaman rumah SBY. Prabowo terlihat memakai pakaian putih, sedangkan Sandiaga memakai baju biru muda. Situs Poker Online - Kedatangan keduanya disambut SBY dan Agus Harimurti Yudhoyono. Prabowo terlihat memberi salam hormat ke SBY lalu berpelukan. Sebelumnya, Wasekjen PD Andi Arief mengungkapkan, dalam pertemuan SBY dan Prabowo malam ini, akan dibahas Strategi 55. Pertemuan itu juga untuk mematangkan strategi pemenangan pada Pilpres 2019. Agen Poker Online "Pertemuan SBY dan Prabowo malam ini adalah pertemuan lanjutan, mematangkan strategi dan taktik. Sudah diagendakan secara periodik, bukan membahas gor...