Langsung ke konten utama

Perasaan 3 Besar Puteri Indonesia 2018 Setelah lewat karantina dan Juri


Berita terkini 393
- Penyelenggaraan Puteri Indonesia 2018 telah selesai dengan baik. Wakil dari Provinsi Bangka Belitung, Sonia Fergina Citra, berhasil menjadi pemenang dan akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2018.  Wanita cantik yang juga duta taekwondo Kepulauan Bangka Belitung 2012 ini berhasil menyisihkan wakil Banten dan Kalimantan Barat di posisi 3 besar. Posisi runner up 1 diraih Vania Fitryanti dari Banten dan runner up 2 diraih Wilda Octaviana perwakilan Kalimantan Barat.


Baca Juga : Harimau Bonita Terkam Yusri di Riau Hingga Tewas


Sesaat setelah acara usai, tiga besar Puteri Indonesia pun menyampaikan perasaan mereka bisa menjadi yang terbaik tahun ini. Bukan cuma senang luar biasa, mereka juga siap untuk mengharumkan nama bangsa dengan prestasi mereka.


"Perasaan saya campur aduk ya. Mulai dari bahagia, bangga dan senang dapat mewakili Bangka Belitung. Bisa mengharumkan nama Bangka Belitung, bangga sekali. Mempersiapkan diri untuk yg terbaik untuk Indonesia. Konsen saya di bidang pariwisata," kata Sonia, sang Puteri Indonesia 2018, saat ditemui di JCC, Jakarta Pusat Jumat (9/3).

Perasaan senang juga dirasakan oleh runner-up pertama Vania yang berasal dari Banten. "Yang pastinya senang luar biasa. Karena hasil ini tak terulduga-duga. Dan yang terpenting bagi saya adalah prosesnya. Dan Alhamdulillah hasilnya mendukung. Karena kerja keras tak akan membohongi," ujar Vania.Rasa syukur diucapkan oleh perwakilan Kalimantan Barat yang berhasil jadi runner-up kedua, Wilda. "Terima kasih pada YPI dan Mustika Ratu yg telah mempercayakan saya masuk ke 3 besar dan mewakili Indonesia ke ajang supranational. Dan saya minta dukungannya selama menjabat agar saya bisa bertanggung jawab atas apa yang saya emban," kata Vania.

POKER393 ADALAH AGEN JUDI POKER TERPERCAYA, TERBAIK DAN TERBESAR DI INDONESIA



Sementara itu, Putri Kus Wisnu Wardani (salah satu juri Puteri Indonesia 2018) menjelaskan bagaimana proses penjurian berlangsung. Pemenang bukan hanya ditentukan dari apa yang ada di babak terakhir, tapi juga sudah dinilai dari masa karantina serta tes psikologi selama ini.


"Kemudian ada deeper interview dan yang terakhir adalah penampilan mereka pada hari ini. Apa yg dilihat oleh pemirsa, tidak semuanya proses dapat dilihat. Jadi ada tahapan-tahapan yang sudah berlapis-lapis yang dilalui oleh dewan juri untuk menilai anak-anak ini. Saya juri sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Saya optimis masing- masing dari mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik untuk ajang ajang internasional yang mereka ikuti," pungkas Putri.

Selamat untuk para pemenang, semoga bisa menjalankan tugas berikutnya dengan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koalisi Saudi Akui Ada Kesalahan dalam Serangan Maut di Yaman

Koalisi Saudi Akui Ada Kesalahan dalam Serangan Maut di Yaman Agen Poker Online -  Koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Huthi di Yaman mengakui telah membuat kesalahan dalam serangan udara mematikan pada Agustus lalu yang membunuh 40 anak-anak. Pengeboman di sebuah pasar yang ramai di bagian selatan Yaman yang dikuasai pemberontak Huthi saat itu menewaskan total 51 orang menurut Palang Merah Internasional. Serangan di provinsi Saada, 9 Agustus itu juga melukai 79 orang dimana 56 di antaranya adalah anak-anak. Insiden tersebut memicu gelombang protes dari masyarakat internasional yang marah dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan investigasi yang kredibel dan transparan. Situs Poker Online - Dilansir dari AFP, juru bicara koalisi Saudi, Mansour al-Mansour mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan telah menemukan ada kesalahan terjadi sebelum serangan dilakukan. Mansour pun menyatakan orang-orang yang bertanggung jawab atas kesalahan ...

Propam Banten: Oknum Polair Pelaku Pungli Minta Rp 175 Juta

Propam Banten: Oknum Polair Pelaku Pungli Minta Rp 175 Juta Berita terkini -  Kabid Propam Polda Banten Kombes Gunawan mengatakan AKP AK terbukti meminta Rp 175 juta kepada pemilik kapal. AKP AK adalah oknum di Direktorat Polisi Air (Ditpolair) yang dilaporkan atas dugaan pungutan liar (pungli). Poker Online Indonesia "Penanganan masalah ini pada Propam atas persetujuan Tim Saber Pungli Kemenko Polhukam. Memang katanya penyidik, (pelaku) minta uang 175 juta. Jadi memang ada komunikasi seperti itu antara dia dengan pemilik kapal," kata Gunawan ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (25/8/2018). Agen Poker Online "Itu yang mau di-OTT. Tidak terjadi OTT karena memang kita sudah selidiki dan tindak lebih dulu," sambung Gunawan. Gunawan menuturkan pungli yang dilakukan AKP AK terkait bongkar muatan kapal di Pelabuhan Merak. "Kan mereka mau bongkar kapal dan dimintai pungli. Tapi tidak sempat karena sudah keburu ditindak. AKP AK kami periksa, kami amankan...

Kasus Penipuan Rp 149 M, Eks Wagub Bali Sudikerta Diciduk di Bandara!

Berita Terkini -  Eks wagub Bali I Ketut Sudikerta ditangkap Ditreskrimsus Polda Bali. Tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar itu ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pantauan di Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Kamis (4/4/2019), Sudikerta tiba sekitar pukul 15.00 Wita. Sudikerta memakai kaos polo warna putih dan terlihat memakai kaca mata hitam. Sudikerta hanya tersenyum dan menangkis kamera wartawan. Dikawal penyidik yang juga memakai kaus putih dan bertopi hitam, Sudikerta terus berjalan ke lantai tiga Ditreskrimum Polda Bali. Agen Toto88 - Dari informasi yang dihimpun sedianya Sudikerta dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini. Namun, hingga siang Sudikerta tidak menampakkan diri dan terpantau berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sebelumnya diberitakan, eks Wagub Bali itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar akhir tahun lalu. Selain kasus itu Sudikerta juga dijerat pasal pencu...